Posts

Jurnal Dwi Mingguan Modul 1.3

Image
Jurnal Dwi Mingguan Modul 1.3 oleh Firdaus Ria Herlambang CGP Angkatan 5 Kab. Bekasi Pada modul 1.3 ini saya mempelajari tentang Visi Guru Penggerak. Adapun model yang saya gunakan pada kesempatan ini adalah  Papan cerita reflektif - Reflective Storyboard Gambar 1. Gambar ini memaparkan impian visi dalam pernyataan kalimat serta rumusan visi yang sudah berorientasi masa depan menekankan potensi dan menggambarkan murid sesuai konteksnya Gambar 2.  Setelah memaparkan impian visi di gambar sebelumnya, pada gambar ini saya mencoba untuk berdiskusi, berkolaborasi dan berelaborasi untuk menggali lebih dalam visi impian saya agar lebih jelas dan terarah. Gambar 3.  Pada gambar ini saya mencoba membuat konsep awal dari visi saya dengan menggunakan metode ATAP (Awal-Tantangan-Aksi-Pembelajaran) dengan Rumusan Kalimat Prakarsa Perubahan adalah Mewujudkan Siswa Yang Santun dan Berakhlakj Mulia. Gambar 4. Selanjutnya dari gambar diatas pada demonstrasi kontekstual saya menc...

Tahapan menciptakan Program Kebajikan

Image
  Tahapan menciptakan Program Kebajikan Tugas modul 1.4.a.4. 3 Firdaus Ria Herlambang CGP Angkatan 5 Kab. Bekasi Nilai Kebajikan yang akan dijadikan perhatian utama adalah Mandiri dan Berkebhinekaan Global. Dimana siswa diharapakan bijak secara mandiri  dalam melaksanakan program bijak menggunakan hp di kelas.

Koneksi Antar Materi Tugas Modul 1.3.a.8.

Image
Firdaus Ria Herlambang CGP Angkatan 5 Kabupaten Bekasi Menurut KHD, memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Pendidikan adalah tempat persemaian benih-benih kebudayaan dalam masyarakat. KHD memiliki keyakinan bahwa untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab maka pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk mencapainya. Pendidikan dapat menjadi ruang berlatih dan bertumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan yang dapat diteruskan atau diwariskan. Tantangan bagi guru agar bisa memberi ruang pada semua peserta didik, untuk belajar dan mendapatkan Pendidikan yang semestinya. Pembelajaran yang berpihak pada murid. Untuk itu nilai-nilai dari guru penggerak seperti mandiri, reflektif, kreatif , inovatif dan berpihak pada murid semestinya melekat dalam diri seorang guru penggerak, agar mampu menjalankan perannya dengan baik demi m...

Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.2

Image
 Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.2 Oleh Firdaus Ria Herlambang Pada refleksi dwi mingguan kali ini saya akan memakai model 4F (Facts, Feelings, Findings, Future) Facts Kegiatan dimulai dengan mengerjakan tugas yang terdapat di LMS secara mandiri melalui moda daring dari tugas 1.2.a.1 sampai dengan 1.2.a.4 dimana di tugas 1.2.a.3. Mulai dari diri saya membuat sebuat trapesium usia dimana saya mendapatkan pembelajaran berarti bahwa peristiwa di masa lampau akan terus tertanam sampai masa kini.  Pada tugas 1.2.a.4. Eksplorasi konsep saya membuat tulisan di blog saya mengenai nilai dan peran saya sebagai guru pada siswa maupun rekan sejawat yang berada di lingkungan sekolah. Pada kegiatan Ruang Kolaborasi 1.2.a.5 saya melakukan kolaborasi dengan kelompok saya dalam membuat sebuah konsep poster PIPINA yang mengajak warga sekolah untuk bisa memanfaatkan sampah yang ada. Sedangkan pada kegiatan Demonstrasi Konstekstual 1.2.a.6. saya membuat sebuah gambaran tentang harapan s...

Eksplorasi Konsep Modul 1.3 - Berbagi Tugas Kesimpulan tentang Inkuiri Apresiatif

Image
 Tugas Modul 1.3.a.4.2 Eksplorasi Konsep Modul 1.3 Oleh Firdaus Ria Herlambang Apa hal yang mencerahkan saya sebagai pendidik di sepanjang proses menyusun visi pribadi saya? Hal yang mencerahkan saya adalah harapan besar dari pemikiran saya akan profil siswa yang ideal di masa mendatang.  Visi merupakan suatu suatu gambaran atau harapan yang ingin diwujudkan dengan mengelola perubahan yang positif. Perubahan tersebut dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten yang akan menghasilkan hasil yang luar biasa. Bagaimana saya membayangkan penerapan inkuiri apresiatif dalam konteks saya sehari hari sebagai pendidik? Pendekatan Inquiri Apresiatif (IA) dapat dijadikan sebagai alat bantu untuk mewujudkan visi yang dicanangkan. Pendekatan ini diawali dengan mengidentifikasi hal baik yang telah ada di sekolah, mempertahankannya kemudian memunculkan strategi untuk mewujudkan perubahan ke arah yang lebih baik lagi. Nantinya, kelemahan, kekurangan, dan ketiadaan menjadi tidak relevan. ...

Tugas Modul 1.3.a.3 Mulai Dari Diri

Image
 TUGAS MODUL 1.3.A.3  MULAI DARI DIRI OLEH FIRDAUS RIA HERLAMBANG REFLEKSI MANDIRI 1 “Imajiku tentang murid di masa depan” REFLEKSI MANDIRI 2 Saya memimpikan murid-murid yang mempunyai iman dan taqwa kepada Tuhan yang  Maha Esa serta memiliki  adab yang baik. Saya percaya bahwa murid adalah sosok yang  mempunya daya juang yang tinggi serta adaftif terhadap perkembangan zaman dan lingkungannya. Di sekolah, saya mengutamakan kegiatan yang menumbuhkembangkan budaya kreatif dan inovatif. Murid di sekolah saya sadar betul bahwa harus mempunyai  daya integrasi yang kuat dalam mentaati aturan  yang berlaku Saya dan guru lain di sekolah saya yakin untuk mensukseskan pelaksanaan paradigma baru  pembelajaran yang berpihak pada murid serta menumbuhkembangkan bakat dan kemampuan murid berdasarkan kodrat alam dan zamannya. Saya dan guru lain di sekolah saya pun paham bahwa diperlukan komitmen bersama dalam mewujudkan siswa yang memiliki profil pelajar panc...

Tugas Modul 1.1.a.3. Mulai Dari Diri

Image
Mulai Dari Diri Oleh Firdaus Ria Herlambang Refleksi Kritis d. Pemikiran Ki Hajar Dewantara  Ki Hajar Dewantara merupakan pemikir dan juga tokoh pendidikan nasional, sekaligus bapak pendidikan indonesia dan pejuang kemerdekaan, yang secara intens mengkritik praktik pendidikan zaman feudal dan memberikan kontribusi pemikiran pendidikan nasional yang selama ini ada di Indonesia.  Ki Hajar Dewantara, selalu mencoba menawarkan solusi ilmiah dan rasional guna perbaikan pendidikan yang mengarah pada pendidikan yang memanusiakan manusia. pendidikan sebagai usaha menuntun segenap kekuatan kodrat yang ada pada anak baik sebagai induvidu maupun sebagai anggota masyarakat.  Semboyan Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani yang mengajarkan banyak hal terkait pendidikan dan pengajaran. Pendidikan budi pekerti, pengajaran yang merdeka, dan pembelajaran yang menempatkan murid sebagai subjek pendidikan.  Pemikiran Ki Hajar Dewantara  terkait pendidik...